Tips Belajar Kosakata Bahasa Inggris


Kata-kata adalah prioritas pertama dalam mempelajari bahasa kedua.

Jika Anda membuat kesalahan tata bahasa – orang mungkin masih memahami Anda, tapi jika Anda memilih kata yang salah – kemungkinan kesalahpahaman sangat tinggi.

Tips di bawah ini telah terbukti bermanfaat dalam belajar dan mempertahankan kosa kata yang lebih baik:

1. Jadilah pendengar yang baik. Membuka diri ke tempat-tempat di mana Anda bisa mendengar penutur asli bahasa Inggris. Jika Anda tinggal di sebuah negara di mana bahasa Inggris bukan dominan – dengarkan bahasa Inggris melaluui saluran TV dan radio, podcast dan audio latihan di Internet. Anda mungkin bahkan perlu pergi ke tempat-tempat wisata terkenal di kota Anda yang sering dikunjungi oleh wisatawan berbicara dengan bahasa Inggris. Jika Anda tinggal di negara di mana bahasa Inggris digunakan sebagai bahasa resmi, ada lebih banyak pilihan. Mendaftarlah pada bidang-bidang yang menarik perhatian Anda (klub kebugaran, tim sepak bola, les tari), terlibat dalam sekolah anak Anda (dalam rapat-rapat wali murid) atau relawan dalam komunitas Anda di mana Anda dapat berdampingan dengan orang-orang berbahasa Inggris.

Hal terbaik untuk belajar bahasa Inggris adalah berteman dengan penutur asli bahasa Inggris atau orang yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik. Ketika Anda menikmati persahabatan, akan ada banyak situasi di mana Anda bisa mendengar dan menggunakan bahasa Inggris!

Seraplah apa yang Anda dengar dan cobalah untuk meniru apa yang telah Anda dengar. Catatlah jika Anda menemukan informasi baru. Pelajarilah kata-kata baru dan ungkapan-ungkapan yang Anda dapatkan. Cobalah untuk mengingat situasi di mana kosakata baru tersebut muncul – ini akan membantu Anda untuk mempertahankan kosakata tersebut dengan lebih baik. Memori visual Anda akan membantu untuk mengasosiasikan kata-kata tersebut dengan situasi di mana Anda menemukannya.

2. Perhatikan hubungan/keterkaitan antara satu kata dengan kata lainnya. Beberapa kata ada terkait dengan kata lain namun ada pula yang tidak. Keterkaitan antara satu kata dengan kata lainnya disebut collocations.

3. Kenali kelompok-kelompok kata yang memiliki satu arti. Kelompok kata ini disebut prasa verbal (kata kerja dan partikel), yang terdiri dari dua kata atau lebih, yang akan memiliki makna tersendiri jika digabung (Contohnya, call off = membatalkan, figure out = menyelesaikan).

Ingat, bahwa partikel tidak selalu berada tepat setelah kata kerja – mungkin saja ia muncul setelah kata-kata lain di belakang kata kerja.

4. Idiom, ungkapan dalam kata-kata yang tidak dapat dipahami secara harfiah, adalah hal yang sering menyulitkan.

Beberapa idiom dapat dipahami berdasarkan konteks, tapi banyak juga yang tidak. Oleh karena itu peserta didik yang benar-benar ingin berkomunikasi sebagaimana penutur asli bahasa Inggris – harus mencurahkan waktu untuk mempelajarinya.

Di samping itu semua, ada juga yang dinamakan ‘juice of the language. Antara lain descriptive (contoh, ‘on the dot’ bermakna ‘persis’), humorous (contoh, ‘when the pigs fly’ bermakna ‘tidak pernah’), culture (contoh, ‘average Joe’ bermakna ‘orang biasa’) dan colorful (contoh, ‘pitch dark’ bermakna ‘gelap gulita’).

Ciptakan kesempatan belajar bahasa Inggris sebanyak mungkin (selain di kelas atau kursus-kursus), maka Anda akan mendapatkan kemajuan yang cepat dalam diri Anda dalam mengidentifikasi, memahami dan menggunakan ungkapan-ungkapan dalam percakapan diri Anda.

Write Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s